Dalam pergaulan setelah orang kelahiran “Katelu” menjadi remaja, ternyata sifatnya ketika masih kanak-kanak masih terbawa. Dia sangat pemalu. Bahkan kalau dia terpilih untuk menjadi ketua OSIS untuk tampil diatas mimbar dia merasa gentar juga. Maka dia akan sangat berhati-hati dalam mengutarakan pendapat dan pidatonya, karena dia takut membuat kesalahan.
Semua itu disebabkan karena orang kelahiran Mangsa “Katelu” selalu ingin berbuat benar, dia takut sekali berbuat salah dan takut sekali melanggar norma-norma adat dan agama.
Semua itu disebabkan karena orang kelahiran Mangsa “Katelu” selalu ingin berbuat benar, dia takut sekali berbuat salah dan takut sekali melanggar norma-norma adat dan agama.





