Metaphysical Healing Crystals & Mustika Pearls
Fossilized Crocodile Head - Type A1 Fossilized Crocodile Head - Type A2 Javanese Dragon Stone - Type F Javanese Dragon Stone - Type B1 Snake Fossil - SF 13 Snake Fossil - SF 15 Snake Fossil - SF 20 Snake Fossil - SF 44 (Crystal) Snake Fossil - SF 49 (Crystal) Crystal Snake Fossil - CS 9 Mermaid Fossil - MF 13 Mermaid Fossil - MF 9 Super Rare Fossilized Bat (Crystal Structure) Spider Fossil - Type A3 Fossilized Giant Queen Spider Type A1 Shaman Fossil - BK 32 Shaman Fossil - BK 40 Fossilized Nini Blorong - Type A1 Fossilized Nini Blorong - Type B10 Fossilized Nini Blorong -  Type B3 Fossilized Nini Blorong - Type B2 Sekar Jagad - Type B Sekar Jagad Flower Pearl - Type B Puser Bumi Pearl Ball - Type C Puser Bumi Pearl Ball - Type D1 Puser Bumi Pearl Ball - Type H2 Bamboo Puter Giling - Type A2 Bamboo Pearl - Type H (Puter Giling) Bamboo Pearl - Type D1 Bamboo Pearl - Type I Bamboo Pearl - Type J Bamboo Pearl - Type O (Large) Bamboo Pendawa Lima A Bamboo Pendawa Pearl Type - B Bamboo Petung Pearl - Type A1 Bamboo Petung Pearl - Type A14 Bamboo Perindu A1 Bamboo Perindu Pearl - Type B1 Sea Water Pearls - Type H (Ying Yang) Sea Water C1 Rain Water Pearl - Type B1 Raindrop Water Pearls - Type D1 Raindrop Water Pearl A1.1 Raindrop Water Pearl A2 Telaga Arum Water Pearl A1.5 Telaga Arum Water Pearl A2.5 Disc Shape Meteorite Stone - Type A
Free no deposit poker bonus at BankrollMob

Tuesday

Tabel Pencocokan Hari dan Pasaran (Weton)

                                                 Klik Pada Gambar untuk memperbesar

Kunci Mencari Weton


                                             Klik Pada Gambar untuk memperbesar 

Catatan : 

Mencari Hari dan Pasaran 
1. Dalam Tabel kolom Hari Bulan Januari terdapat – 3 (*)
                                             Bulan Pebruari terdapat – 1 (*)
2. Dalam Tabel kolom Pasaran Bulan Januari terdapat – 5 (*)
                                                  Bulan Pebruari terdapat – 5 (*)
Rumus tersebut dipergunakan pada perhitungan Kelahiran yang jatuh pada Tahun KABISAT Tahun KABISAT yang angka tahunnya kalau dibagi 4 hasilnya HABIS
Contoh : 1904, 1912, 1964, 1984 dan seterusnya.

Tanggal Larangan dan Tali Wangke

Tanggal dan Hari yang ditandai pada Daftar ini, bermula dari Peristiwa-peristiwa Besar yang menimpa Nabi, Raja dan Para Pemimpin Masyarakat.
Hal ini perlu untuk di Waspadai, sehingga disarankan jangan melakukan atau mempunyai Khajat, seperti : Mantu, Mendirikan Rumah dan lain-lain pada Tanggal atau Hari yang dianggap kurang baik/Naas.
Berikut Tanggal dalam Kalender Jawa/Saka dan Hari Pasaran yang disarankan tidak mengerjakan pekerjaan-pekerjaan yang Besar tersebut. Semoga bermanfaat
Klik pada Gambar untuk memperbesar


I. Mangsa "Kaso" (23 Juni–2 Agustus).

“Permata Terlepas Dari Cincin Pengikatnya”
Lama Orbit : 41 Hari

Secara Umum - Mangsa “Kaso”.
Mangsa “Kaso” ini mempunyai sifat; pendiam, bicaranya seperlunya, tetapi pencemburu. Tidak mau kalah dalam mempertahankan pendapatnya. Hobinya menyendiri dan menyepi. Berbakat menjadi Paranormal, atau menyukai hal-hal yang bersifat Spiritual. Tetapi satu hal yang sering mengganggu dan merisaukan hatinya ialah kegelisahan hatinya disebabkan oleh nafsu dan ambisinya yang sangat besar. Ibarat “Bintang dan Bulan Kesiangan” artinya; terang hatinya tetapi tidak bercahaya.

I.1. Keadaan Fisik Orang Kelahiran Mangsa “Kaso”.

Orang yang terlahir pada Mangsa “Kaso” (ke 1) pada umumnya memiliki postur/bentuk tubuh yang bulat, dengan raut wajah bulat telur dan selalu berseri-seri. Dahinya lebar, menandakan kecerdasan otaknya. Matanya bening dan lebar.

I.2. Keadaan Masa Kanak-kanak–Mangsa “Kaso”.

Anak-anak yang kelahiran Mangsa “Kaso” ini pada masa kanak-kanak mudah sekali terserang batuk, sakit perut, bahkan ada pula yang terkena sakit liver. Kesehatan sering terganggu, lebih-lebih pada musim hujan. Karena anak-anak “Kaso” umumnya senang main air.

I.3. Keadaan Masa Remaja–Mangsa “Kaso”.

Setelah mengalami benturan dan tempaan kehidupan semasa kanak-kanak, kini umurnya telah mencapai dewasa dengan melalui proses pendewasaannya.
Setelah mengalami proses pendawasaan, maka anak “Kaso” tumbuh menjadi laki-laki atau wanita yang dewasa dan penuh keterampilan. Kecerdasannya dapat dimanfaatkan dengan baik, serta sanggup mengatasi segala macam kesulitan, baik yang terjadi dalam kelompok pergaulannya maupun dalam rumah tangganya.

I.4. Ciri Khas Yang Mencolok–Mangsa “Kaso”.

Orang kelahiran “Kaso” mempunyai cirri khas dalam kehidupan sehari-hari yang paling mencolok dalam Hobi, Pergaulan dan Pandangan Spiritual-nya.
Pada umumnya mereka mempunyai kesenangan mengumpulkan benda-benda bersejarah, barang antik dan barang-barang yang aneh. Baik batu-batu permata, fosil dan benda-benda yang bernilai sejarah.

I.5. Ikatan Persahabatan–Mangsa “Kaso”.

Pada umumnya orang yang terlahir pada Mangsa “Kaso”, dia pintar bergaul dan terpandang. Tetapi sahabatnya hanya ada Satu Dua orang saja. Tanpa sengaja, artinya tanpa direncanakan terlebih dahulu dia akan menemukan sahabat-sahabatnya yang tepat.

I.6. Keadaan Kesehatan–Mangsa “Kaso”.

Seperti yang telah diutarakan, pada masa kanak-kanak bagi orang kelahiran Mangsa “Kaso” sering sekali terkena sakit perut, batuk, paru-paru, bahkan dapat pula terkena sakit liver dan reumatik.
Begitupun pada masa dewasa dan setelah tua, orang “Kaso” mempunyai gangguan penyakit pada bagian dada dan perut. Kalau dapat menjaganya, maka gangguan penyakit itu pun dapat dikurangi bahkan dapat dihilangkan.

I.7. Pekerjaan Yang Cocok/Karier–Mangsa “Kaso”.

Bagi orang yang terlahir pada Mangsa “Kaso”, ternyata mempunyai berbagai lapangan kerja yang cocok baginya. Apapun yang dikerjakannya dia cepat sekali beradaptasi dengan bidang pekerjaan yang digelutinya itu. Walaupun kadang orang “Kaso” cepat jenuh dan bosan dengan apa yang dicapainya.
Bahkan sebagaian dari mereka sering berganti-ganti pekerjaan, karena merasa belum menemukan pilihan pekerjaan yang cocok baginya. Walau begitu orang “Kaso” selalu dapat mengerjakan pekerjaan yang dipercayakan padanya dengan baik. Baik itu pekerjaan yang dirasakan sulit, tetapi dia pasti dapat menyelesaikan dengannya dengan baik.

I.8. Gambaran Tentang Rejeki–Mangsa “Kaso”.

Bagi mereka yang terlahir pada Mangsa “Kaso”, pada umumnya bidang rejeki cukup baik. Tetapi adapula yang keberhasilan ekonominya setelah umur 45thn (Empat Puluh Lima Tahun), adapula sejak masih muda sudah sukses.
Penelitian sistem Horoskop Jawa pada bidang ekonomi, bagi mereka yang terlahir pada Mangsa “Kaso” di bagi menjadi Tiga Kelompok hari lahir. Pembagian kelompok itu disebabkan berbagai efek dari pengaruh sifat hari kelahiran dalam Mangsa “Kaso”. Adalah seperti yang tercantum berikut ini ;

I.9. Saat Yang Tepat Untuk Mengerjakan Sesuatu–Mangsa "Kaso".

Semua umat manusia mempunyai keberuntungannya masing-masing. Garis kehidupan seseorang sesungguhnya telah dibuat oleh Tuhan sebelum manusia itu terlahir di bumi kita ini. Bahkan Tuhan telah berfirman bahwa “Allah sudah melebihkan sebagian kamu dari sebagian yang lain dalam hal rejeki”.

I.10. Hobi–Mangsa “Kaso”.

Orang yang terlahir dengan menempati Mangsa “Kaso” ini mempunyai bermacam-macam hobi. Tetapi semua hobi itu menjurus kepada  
- Kemanusiaan 
- Keindahan 
- Kebudayaan 
- Kesenian 
- Spiritual 
- Bertualang 
- Sosial 
- dan Menyendiri merenungi hidup.

I.11. Jodoh (Calon Suami/Istri yang tepat)–Mangsa “Kaso”.

Bagi orang yang dilahirkan dalam Mangsa “Kaso” dalam Horoskop Jawa, dalam hal perjodohan sudah ditakdirkan paling cocok dengan orang yang terlahir dalam Mangsa “Kalima” (14 Oktober – 9 Nopember).
Dengan pilihan yang tepat itu maka akan membuahkan keberhasilan, kerukunan, ketentraman dalam rumah tangga. Rumah tangga bahagia. Bila semuanya sudah cocok dan menurut garis-garis perjodohan yang semestinya, maka rumah tangga orang Mangsa “Kaso” itu tampak semarak dan damai.

I.12. Batu Permata–Mangsa “Kaso”.

Orang yang terlahir dalam Mangsa “Kaso”, ada beberapa batu permata yang cocok baginya. Batu permata yang cocok adalah batu-batu permata yang mempunyai efek bagi si pemakainya.
Adapun batu permata yang dikatakan cocok bagi pemakainya adalah batu itu mempunyai daya pengaruh yang kuat sekali bagi penyembuh penyakit si pemakai, yang dianjurkan untuk dipakai bagi seseorang yang mempunyai kelemahan sesuatu. Sedangkan batu itu akan menambah kekuatan padanya. 

I.13. Warna Yang Serasi–Mangsa “Kaso”.

Bagi orang kelahiran Mangsa “Kaso”, ada beberapa warna yang serasi baginya. Serasi dalam arti manis dipandang, tetapi juga besar pengaruh psikologisnya. Karena dari warna-warna itu sesungguhnya terpancar gairah dan gejolak hati si pemakai. Kalau warna itu tidak cocok dengan hati maka orang itu tidak pas dan risih.
Adapun warna yang paling cocok bagi orang “Kaso” adalah Kuning, kemudian menyusul pilihan warna Biru, Hijau, Coklat dan Merah anggur.

I.14. Bunga–Mangsa “Kaso”.

Bunga yang paling baik bagi orang “Kaso” adalah Melati, Sedap malam dan Gardena – Ceplok Piring. Karena Wangi/Bau bunga-bunga tersebut bagi orang “Kaso” mempunyai pengaruh tersendiri. Dia akan hanyut dan kelembutan, hatinya akan terpancing bila mencium Wangi/Bau aroma bunga tersebut. Bangkitlah semangat hidupnya penuh damai dan kepastian.

Mangsa “Kaso” yang berotasi selama 41 hari, dimulai 23 Juni sampai dengan 2 Agustus, menandai adanya musim kemarau, dikiaskan “Bak Permata Terlepas Dari Cincin”.
Masa jayanya terdapat di Timur, pada Rasi Sungsang, Madangkungan, Cancer dan Watugunung. Dalam pengaruh dan naungan Mangsa “Kaso”, yang dapat dilihat di langit sebelah Timur sekitar jam 5 sampai dengan jam 7 pagi, pada 23 Juni – 2 Agustus, merupakan Rasi bintang-bintang. Kelahiran “Kaso” berwatak “Welas Asih”.

II. Mangsa “Karo” (3 Agustus–25 Agustus).

“Tanah Retak”
Lama Orbit : 23 Hari

Secara Umum – Mangsa “Karo”.
Mangsa Karo ini mempunyai sifat; berwatak keras hati, tetapi budinya luhur serta mantap. Dalam segala tindakannya pasti dan tidak ragu lagi. Tutur katanya sopan, jalan pikirannya cemerlang, cerdas dan cerdik. Segala yang dikerjakannya cepat diselesaikan dengan baik dan rapih. Dengan sifat itulah maka dia mudah sekali mengambil hati orang lain, khususnya atasannya. Tentang keberuntungan, dia selalu cepat mencapai sukses, tetapi sombong. Hal itu karena dia menginginkan supaya tidak banyak di kerumuni orang-orang yang tidak berkepentingan.

II.1. Keadaan Fisik Orang Kelahiran Mangsa Karo.

Orang yang terlahir pada Mangsa “Karo” (ke II) mempunyai postur tubuh yang tegap, tinggi besar dengan bahu bidang, tangan dan kaki yang kokoh. Raut wajah bulat telur, dengan bentuk keapala bulat. Matanya selalu mengkilat memancarkan sinar optimis dan kegembiraan. Alisnya jarang dan rambutnya hitam lekam dan lurus, tetapi ada pula yang kecoklatan tetapi lembut.

II.2. Keadaan Masa Kanak-kanak–Mangsa “Karo”.

Pada umumnya mereka mempunyai sifat keras, berani menghadapi segala macam kesulitan, bahkan berani berkorban demi kebenaran.
Sifat anak-anak Karo” ini sangat terbuka, jujur dan berterus terang. Seolah tiada rahasia lagi yang disimpan-simpannya. Walaupun dengan begitu akan membahayakan dirinya, tetapi anak Mangsa “Karo” ini tidak peduli.

II.3. Keadaan Masa Remaja–Mangsa “Karo”.

Orang kelahiran Mangsa “Karo” yang telah mencapai usia Dewasa, telah memiliki pula jiwa yang dewasa. Langka dan perbuatannya lebih terarah. Tetapi tidak menyimpang jauh dari karakter-nya ketika masih balita dan kanak-kanak. Masa remaja adalah masa bahagia. Masa remaja bagi orang kelahiran Mangsa “Karo” merupakan tantangan. Dia harus membuktikan keperkasaannya.
Karena ingin membela kawan dia sering terlibat dalam suatu perkelahian. Sepintas tampak urakan dan brutal, tetapi sebenarnya jiwanya baik. Rasa solidaritasnya sangat tinggi. Ceplas-ceplos dalam bicara, tegas tidak tedeng aling-aling. Kalau langkah dan perbuatannya itu ternyata salah maka dia tak segan pula untuk minta maaf. Sebaliknya kalau orang lain dipandang luput, diapun tidak segan-segan untuk bertindak dengan tegas. Tidak takut menghadapi siapapun, kalau dia yakin itu benar.

II.4. Ciri Khas Yang Mencolok–Mangsa “Karo”.

Ciri khas yang menonjol bari orang kelahiran Mangsa “Karo” ialah selalu berterus terang. Dia merasa muak dengan segala tipu daya dan kejahatan. Tetapi dia sendiri terkadang bisa kena tipu daya orang. Karena sifatnya yang mudah mempercayai seseorang.
Adapula cirri khas tentang selera, orang kelahiran Mangsa “Karo” sangat menyukai makanan yang enak. Maka tidak mengherankan kalau dia sering terihat makan di restoran.

II.5. Ikatan Persahabatan–Mangsa “Karo”.

Pada umumnya orang kelahiran Mangsa “Karo” mempunyai sifat supel dan tidak mudah marah. Sehingga dia mempunyai kawan yang cukup banyak dari berbagai kalangan.
Walaupun kawan-kawannya banyak, tetapi hanya ada beberapa orang saja yang benar-benar cocok padanya. Mereka itu adalah orang-orang yang terlahir khususnya pada Mangsa “Kasadoso” (27 Maret – 19 April).

II.6. Keadaan Kesehatan–Mangsa “Karo”.

Orang yang terlahir dengan Mangsa “Karo”, mempunyai beberapa kelemahan pada tubuhnya. Kelemahan itu merupakan suatu organ tubuh yang paling peka terhadap serangan suatu penyakit.
Misalnya sering merasakan kepala pusing dan tulang-tulang nyeri. Tentu saja pada waktu masih muda dan remaja rasa sakit itu tidak dihiraukan. Karena mereka pada umumnya tahan sakit. Tetapi setelah usia meningkat 40thn (Empat Puluh Tahun) lebih, barulah dirasakannya. Bahkan dapat pula terkena serangan jantung. Bermula dari menanggung rasa duka yang berkepanjangan akan menyebabkan dia menjadi luluh kekuatannya, bahkan mungkin dapat terkena serangan jantung yang mematikan.

II.7. Pekerjaan Yang Cocok/Karier–Mangsa “Karo”.

Bagi orang yang terlahir pada Mangsa “Karo”, untuk menentukan pilihan pekerjaan yang cocok baginya dapat dibagi menjadi tiga kelompok.
Pembagian kelompok itu menurut Ilmu Horoskop Jawa, disebabkan perbedaan-perbedaan hari kelahiran dalam Pranata Mangsa “Karo”. Ketidakserasian dalam memilih pekerjaan menyebabkan keresahan bekerja. Bahkan bisa saja sering berganti-ganti pekerjaan dan merasa tidak cocok. Rasa sejati atau rasa pribadinya yang mengoreksi, dalam pencarian itu akan memakan waktu yang cukup lama. Usia akan terus bertambah, bahkan ada yang terlanjur tidak mengetahui pekerjaan yang cocok baginya sampai hayat meninggalkan badan. Bukankah itu mengecewakan dan sia-sia?.

II.8. Gambaran tentang Rejeki–Mangsa “Karo”.

Bagi mereka yang terlahir pada Mangsa “Karo”, untuk mengetahui sebagai gambaran tentang rejeki keuangan dan ekonomi pribadi, haruslah diteliti lebih lanjut dengan hari kelahirannya. Karena untuk mendatanya diperlukan penelitian dengan Ilmu Horoskop Jawa. Di ikutsertakannya hari kelahiran dalam penelitian ini, karena besar pula pengaruhnya bagi diri seseorang dalam segala tindak, langkah dan nasibnya.
Maka diketemukan pembagian kelompok menjadi 3 (Tiga) Kelompok, penjabarannya adalah sebagai berikut :

II.9. Saat Yang Tepat Untuk Mengerjakan Sesuatu–Mangsa “Karo”.

Bukan suatu tahayul, setiap saat manusia itu mempunyai masa jaya atau masa terbaiknya. Saat terbaik itu hanya terjadi suatu ketika, tidak terduga terlebih dahulu. Semacam keberuntungan yang tidak terduga, dating dengan serta merta. Itulah Anugerah ALLAH kepada hambanya yang tersayang. Dapat terjadi pada setiap manusia di bumi ini, minimal seumur hidupnya sampai empat kali kejadian yang tidak terduga.

II.10. Hobi–Mangsa “Karo”.

Orang yang terlahir dalam Mangsa “Karo” ini tidak mempunyai banyak Hobi, walaupun begitu ada beberapa hobinya yang berguna bagi kepentingan orang lain. Diantaranya adalah kesenangannya mengumpulkan anak-anak dan memberi permen atau hadiah. Maka dikemudian hari kalau mampu, bentuk Hobi itu akan menjadi suatu ide mendirikan Panti Asuhan.

II.11. Jodoh (Calon Suami/Istri yang tepat)–Mangsa “Karo”.

Kalau jaman “Tempo Doeloe”, perjodohan itu ditentukan oleh orang tua. Maka tidak jarang terjadinya perceraian, atau keluarga yang tidak harmonis. Tetapi jaman sekarang bukan lagi jaman kuda gigit besi, tetapi jamannya kuda gigit roti. Maka semua perbuatan dan kejadian harus diperhitungkan dan harus diprogram.
Masalah perjodohan adalah masalah yang sangat pelik dan unik. Orang harus mempunyai keberanian dan tekad untuk membentuk rumah tangga. Jangan lagi dihinggapi rasa takut yang akan menghambat kemajuan pribadi.

II.12. Batu Permata–Mangsa “Karo”.

Batu Permata disamping untuk perhiasan, sebagai penonjolan tingkat sosial seseorang, juga mempunyai daya gaib atau dapat menetralisir, yang berpengaruh pula pada jiwa pemakainya.
Bagi orang yang terlahir pada Mangsa “Karo”, ada beberapa Batu Permata yang cocok baginya dilihat dari pendataan berdasarkan Kimiawi dan Ilmu Horoskop Jawa.
Batu Permata tersebut adalah :

II.13. Warna Yang Serasi–Mangsa “Karo”.

Bagi orang yang terlahir dengan Magsa “Karo”, sebaiknya mempergunakan Warna Kuning untuk pakaiannya. Karena warna ini mempunyai pengaruh yang baik baginya. Kemudian Warna Hijau dan Warna Orange.
Warna-warna yang cocok bagi orang kelahiran Mangsa “Karo” tersebut, dapat pula sebagai warna-warni dekorasi atau interior rumah. Perabot rumah tangga atau hiasan ruang tamu.

II.14. Bunga–Mangsa “Karo”.

Walaupun orang kelahiran Mangsa “Karo” ini pada ummnya mempunyai watak kaku, namun romantis. Bahkan senang keindahan dan harum-harum.
Bunga yang paling cocok baginya adalah : Bunga Melati, Lely dan Bunga-bunga yang berwarna Kuning dan Harum, dapat juga Bunga Anggrek.

III. Mangsa "Katelu" (26 Agustus – 18 September).

“Anak Menurut Keapada Ayah”
Lama Orbit : 24 Hari

Secara Umum - Mangsa "Katelu"
Orang yang terlahir tepat pada Mangsa “Katelu” itu akan mempunyai sifat Kasih Sayang, Adil, Senang Berdamai, Disiplin dan Jujur. Walaupun ada orang Mangsa “Katelu” ini mempunyai sifat Keras, tetapi Ramah, Murah Hati Penuh Kasih Sayang dan Disiplin. Tidak senang menganggur, ada-ada saja yang dikerjakannya. Tetapi rejekinya tidak begitu banyak dan tidak dapat berhemat karena sifatnya senang menolong dan membantu kebutuhan orang lain.

III.1. Keadaan Fisik Orang Kelahiran Mangsa Katelu.

Orang yang terlahir dalam Mangsa “Katelu” ini mempunyai bentuk tubuh langsing, tingginya sedang, kepalanya agak bulat menandakan bahwa orang tersebut mempunyai kemampuan berfikir yang tinggi. Matanya kecil tetapi berbinar-binar bagi laki-lakinya, tetapi bermata redup bagi wanitanya. Kakinya tidak begitu besar, menandakan kalau orang kelahiran “Katelu” itu kuat berjalan jauh maupun mendaki gunung. Sedangkan jari jemarinya lentik, menandakan kalau dia rajin bekerja.

III.2. Keadaan Masa Kanak-kanak–Mangsa “Katelu”.

Sejak masih masa kanak-kanak, orang kelahiran “Katelu” sudah menyenangi bidang seni, misalnya seni tari, seni suara dan seni rupa. Perasaannya terlalu peka, dia sangat ingin menyenangkan hati kedua orang tuanya. Maka terkadang dia melakukan sesuatu di luar kehendaknya.

III.3. Keadaan Masa Remaja–Mangsa “Katelu”.

Dalam pergaulan setelah orang kelahiran “Katelu” menjadi remaja, ternyata sifatnya ketika masih kanak-kanak masih terbawa. Dia sangat pemalu. Bahkan kalau dia terpilih untuk menjadi ketua OSIS untuk tampil diatas mimbar dia merasa gentar juga. Maka dia akan sangat berhati-hati dalam mengutarakan pendapat dan pidatonya, karena dia takut membuat kesalahan.
Semua itu disebabkan karena orang kelahiran Mangsa “Katelu” selalu ingin berbuat benar, dia takut sekali berbuat salah dan takut sekali melanggar norma-norma adat dan agama.

III.4. Ciri Khas Yang Mencolok–Mangsa “Katelu”.

Tanda khas bagi orang kelahiran Mangsa “Katelu” adalah bentuk tubuhnya tidak gemuk, tingginya sedang, wajahnya menunduk, mata kecil redup. Menandakan kalau orang kelahiran Mangsa “Katelu” ini mempunyai watak pemalu, tidak suka melirik kanan-kiri, hanya mengandalkan kemampuannya pribadi.

III.5. Ikatan Persahabatan–Mangsa “Katelu”.

Sahabat karib orang kelahiran Mangsa “Katelu” adalah orang-orang yang terlahir pada Mangsa “Kapitu” (23 Desember – 3 Pebruari), Mangsa “Kapat” (19 September – 13 Oktober), Mangsa “Desta” (20 April – 12 Mei), Mangsa “Kaso” (23 Juni – 2 Agustus), Mangsa “Kalima” (14 Oktober – 9 Nopember) dan Mangsa “Katelu” (26 Agustus – 18 September). Tetapi yang paling karib adalah dengan orang yang terlahir Mangsa “Kapitu” (23 Desember – 3 Pebruari).

III.6. Keadaan Kesehatan–Mangsa “Katelu”.

Seperti yang pernah disampaikan, bahwa kelahiran “Katelu” membutuhkan pergi ke pegunungan, selain menyaksikan keindahan untuk membangkitkan jiwa seninya, juga untuk menghirup udara pegunungan yang segar. Hal itu sangat baik untuk paru-parunya.

III.7. Pekerjaan Yang Cocok/Karier–Mangsa “Katelu”.

Bagi orang yang terlahir pada Mangsa “Katelu” untuk menentukan pilihan pekerjaan yang cocok baginya, menurut Pakar Horoskop Jawa haruslah diketahui terlebih dahulu “Hari Kelahiran” orang itu. Kemudian dilakukan pengelompokan hari lahir tadi menjadi 3 (Tiga) Kelompok.
Sebabnya diadakan pengelompokan itu, karena hari satu dengan lainnya mempunyai perbedaan karakter hari.

III.8. Gambaran tentang Rejeki–Mangsa “Katelu”.

Bagi mereka yang terlahir pada Mangsa “Kateu” dapatlah diketahui gambaran ekonomi dan keuangannya sebagai perwujudan rejeki yang akan di anugerahkan ALLAH Yang Maha Esa kepadanya.
Untuk kepentingan itu haruslah diteliti lebih lanjut dan mendalam berdasarkan Ilmu Horoskop Jawa. Maka diketemukanlah 3 (Tiga) kelompok hari lahir berdasarkan karakter masing-masing hari lahir, sebagai berikut :

III.9. Saat Yang Tepat Untuk Mengerjakan Sesuatu–Mangsa “Katelu”.

Setiap manusia telah merasakan akan adanya siang dan malam. Siang untuk bekerja, untuk mencari nafkah. Malam untuk istirahat, untuk tidur. Tetapi juga ada orang-orang yang kebalikannya, oleh karena suatu sebab yang ada hubungannya dengan pekerjaan.
Walaupun ALLAH Yang Maha Esa menciptakan hari itu sama semuanya, tetapi ALLAH Yang Maha Esa juga menciptakan nama-nama hari. Nama-nama itu juga ada maknanya. Ternyata dirasakan juga,

III.10. Hobi–Mangsa “Katelu”.

Orang terlahir pada Mangsa “Katelu” tidak banyak hobinya yang menonjol. Kebanyakan hobinya dinikmati sendiri.
Senang menyendiri, merenung di tempat sepi.

III.11. Jodoh (Calon Suami/Istri yang tepat)–Mangsa “Katelu”.

Bagi orang yang terlahir dalam Mangsa “Katelu” mempunyai sifat yang baik sekali dalam pergaulan. Orangnya menyenangkan dan sopan tutur katanya.
Begitu pula didalam tingkat perkawinan, dia sangat mesra dan romantis. Maka hidupnya sangat bahagia.

III.12. Batu Permata–Mangsa “Katelu”.

Bagi orang kelahiran Mangsa “Katelu” ada beberapa jenis batu permata yang cocok baginya diantaranya adalah :
Batu Giok : Batu ini mempunyai khasiat menolak sakit mata, sakit pencernaan, sakit buah pinggang, mencegah keletihan.

III.13. Warna Yang Serasi–Mangsa “Katelu”.

Bagi orang kelahiran Mangsa “Katelu” warna-warna yang cocok dan serasi sebagai pakaian ialah Warna Kuning dan Hijau.

III.14. Bunga–Mangsa “Katelu”.

Bagi orang kelahiran Mangsa “Katelu”, bunga yang paling cocok adalah :
Sedap Malam, Melati dan Anggrek.

IV. Mangsa “Kapat” (19 September – 13 Oktober).

“Air Mata Tergenang Dalam Bathin”
Lama Orbit : 25 Hari

Secara Umum– Mangsa “Kapat”.
Orang yang terlahir pada Mangsa “Kapat”, memiliki watak lembut dan halus serta ramah. Tidak menginginkan suatu bentuk kekerasan, misalnya perkelahian, sangat menginginkan persahabatan dengan siapa saja. Segala tingkah lakunya, perbuatannya, semuanya menimbulkan rasa kagum dan simpati.

IV.1. Keadaan Fisik Orang Kelahiran Mangsa Kapat.

Kelahiran Mangsa “Kapat” pada umumnya mempunyai bentuk tubuh yang atletis, ramping berisi. Sedangkan wajahnya bulat bagaikan bulan. Dengan bola mata yang berbinar-binar, bibirnya tipis bagaikan pinang terbelah, dan berlesung pipit, murah senyum dan tawanya berderai. 

IV.2. Keadaan Masa Kanak-kanak–Mangsa “Kapat”.

Di dalam kehidupan sehari-hari anak kelahiran Mangsa “Kapat” ini sering sekali sangat menonjol diantara teman-temannya. Karena anak Mangsa “Kapat” ini pada umumnya sangat cerdas dan lincah. Lagi pula senang menolong sesama teman.
Dalam berpakaian mereka memilih pakaiannya sendiri dan walaupun masih kanak-kanak tetapi sudah dapat membedakan pakaian yang bagus dan serasi untuk dirinya. Begitu pula tentang makanan, sejak kecil sudah dapat memilih makanan yang enak. Maka nafsu makanannya agak kurang kalau masakan yang dihidangkan tidak menjadi seleranya.

IV.3. Keadaan Masa Remaja–Mangsa “Kapat”.

Seperti anak-anak, maka setelah menginjak usia remaja pun sangat menarik dan disenangi dalam pergaulan. Kawan-kawannya terutama lain jenis sangat menyukainya. Maksudnya kalau itu pria maka sangat disukai oleh kawan-kawan yang wanita. Begitu sebaliknya kalau anak itu wanita, dia akan mendapat banyak simpati dari kalangan pria, sehingga suasana pergaulan itu semarak.

IV.4. Ciri Khas Yang Mencolok–Mangsa “Kapat”.

Untuk mengetahui cirri khas yang mencolok anak, remaja atau orang kelahiran Mangsa “Kapat” ialah dengan menyaksikan cara berpakaian dan mengenakan aksesori. Kalau kita menyaksikan seseorang dalam penampilannya tampak necis, trendy, dengan pakaian yang bagus bahkan perhiasan yang mewah serta dandanan yang berlebihan, maka dapatlah dipastikan bahwa orang itu adalah kelahiran Mangsa “Kapat”.
Selain dari itu tanda fisik yang mencolok adalah lesung pipitnya atau detik pipinya yang membawa wajahnya bertambah manis.
Selain daripada itu tanda lain adalah penampilan wataknya yang khas, ialah cepat berubah dari suasana riang ke sedih dan dari sedih ke riang. Atau dari tertawa ke menangis dan kebalikannya dari menangis ke tertawa.

IV.5. Ikatan Persahabatan–Mangsa “Kapat”.

Orang kelahiran Mangsa “Kapat” tidak semua orang dapat cocok padanya. Seperti Mangsa-mangsa lainnya, maka orang kelahiran Mangsa “Kapat” ini mempunyai sahabat-sahabat yang cocok dan yang paling cocok. Artinya sahabat yang dapat berbagi rasa, suka maupun duka.

IV.6. Keadaan Kesehatan–Mangsa “Kapat”.

Orang kelahiran Mangsa “Kapat” ini pada umumnya ada penyakit yang kerap kali menyerang dirinya, sejak orang “Kapat’ ini masih anak-anak adalah Panas Dalam, untuk itu diharapkan kepada orang tua yang memiliki anak “Kapat” semacam ini untuk dapat selalu mewaspadai, jangan sampai

IV.7. Pekerjaan Yang Cocok/Karier–Mangsa “Kapat”.

Mereka yang terlahir pada Mangsa “Kapat”, sebenarnya tidak sulit mencari pekerjaan. Tetapi dengan mempermudahkan suatu pekerjaan belum tentu akan membawa kebahagian dan kecocokan. Maka harus dikaji terlebih dahulu dengan teliti.
Mengkajinya dengan cara mengetahui Hari Kelahiran terlebih dahulu, ternyata hari kelahiran itu juga mempunyai karakter. Maka haruslah dikelompok-kelompokkan, akhirnya ditemukan 3 (Tiga) kelompok yang masing-masing mempunyai karakter yang sama. Pembagian hari berdasarkan karakter hari itu adalah sebagai berikut :

IV.8. Gambaran tentang Rejeki–Mangsa “Kapat”.

Orang kelahiran Mangsa “Kapat” pada umumnya sejak kecil sudah hidup mewah. Tidaklah mengalami kesulitan dalam mencari nafkah. Karena seolah-olah dialah keberuntungan itu, keberuntungan itu selalu bersamanya.
Walaupun begitu, bagi kelahirn Mangsa “Kapat” itu tidaklah berarti akan sama semuanya dalam segi keberuntungan dan keuangan. Seperti yang terjadi pada bidang pekerjaan dan karier, maka dalam segi Rejeki dan Penghidupan, juga di data dan ditentukan oleh Hari ketika dilahirkan. Dikelompokkan menjadi 3 (Tiga) kelompok juga.

IV.9. Saat Yang Tepat Untuk Mengerjakan Sesuatu–Mangsa “Kapat”.

Dalam kehidupan ini ada hari jaya dan hari terburuk bagi seseorang. Maka Horoskop Jawa telah memberikan suatu data perhitungan sebagai pedoman untuk mengetahui saat-saat yang baik untuk sesuatu pekerjaan yang dianggapnya besar.

IV.10. Hobi–Mangsa “Kapat”.

Kelahiran Mangsa “Kapat” mempunyai beberapa macam Hobi yang dapat di komersialkan, maka akan berlimpah ruah juga hartanya.
Dekorasi, Tata Ruang, Keindahan Taman.

IV.11. Jodoh (Calon Suami/Istri yang tepat)–Mangsa “Kapat”.

Jodoh telah ditentukan oleh ALLAH Yang Maha Esa, tetapi manusia mencoba mencari-cari yang mana jodohnya yang sebenarnya.
Ilmu Horoskop Jawa berusaha mendeteksi sampai sejauh ini tentang kebenaran adanya kepastian jodoh seseorang.

IV.12. Batu Permata–Mangsa “Kapat”.

Bagi orang yang terlahir pada Mangsa “Kapat” ada beberapa batu permata yang cocok baginya. Selain indah dan serasi, menurut yang percaya batu permata itu mempunyai khasiat.
Batu Opal : Batu permata ini juga disebut Kalimaya, khasiatnya menyembuhkan sakit impotent, sakit mata dan kekuatan pikiran.

IV.13. Warna Yang Serasi–Mangsa “Kapat”.

Bukan hanya serasi saja, tetapi mempunyai pengaruh bagi dirinya adalah Warna segala Warna Biru. Kemudian Warna Merah Anggur.

IV.14. Bunga–Mangsa “Kapat”.

Bunga-bunga yang serasi dan disukainya adalah Bunga Mawar. Kemudian Bunga Kenanga Kuning, Bunga Wijaya Kusuma dan Gradiol.
Demikian data-data yang diketengahkan oleh Ilmu Horoskop Jawa. Tentu saja pendataan itu lebih lengkap kalau disertakan dengan jam lahir, weton, wuku dan setelah dewasa sampai hari tua mengenal penelitian dengan dwaca aksara pula.

V. Mangsa “Kalima” (14 Oktober – 9 Nopember).

“Pancuran Emas Yang Tersebar di Bumi”
Lama Orbit : 27 Hari

Secara Umum– Mangsa “Kalima”.
Mereka yang terlahir pada tgl 14 Oktober – 9 Nopember adalah termasuk dalam Pranata Mangsa “Kalima”. Pada Mangsa itu hawanya sejuk dan cuaca syahdu, karena langit diselimuti mendung. Sering turun hujan, bahkan curah hujan sering pula sangat lebat.

V.1. Keadaan Fisik Orang Kelahiran Mangsa Kalima.

Mereka yang terlahir di Mangsa “Kalima” umumnya, wanita mempunyai wajah cantik dengan tubuh serasi. Bagi pria mempunyai wajah ganteng dengan postur tubuh serasi dan bentuk leher agak besar. Matanya bersinar tajam, tangan berotot.

V.2. Keadaan Masa Kanak-kanak-Mangsa “Kalima”.

Keadaan anak kelahiran Mangsa “Kalima” pada umumnya memiliki kecerdasan otak yang luar biasa, cepat menerima suatu pelajaran. Bahkan anak-anak “Kalima” dapat dengan inisiatif sendiri mempelajari sesuatu tanpa guru.
Tetapi sifat anak-anak “Kalima” minta untuk diutamakan daripada anak-anak yang lain. Rewel, Cerewet dan selalu minta lebih banyak dari yang semestinya.

V.3. Keadaan Masa Remaja-Mangsa “Kalima”.

Mangsa “Kalima” sangat berpengaruh kepada remaja kelahiran Mangsa “Kalima”diantaranya adalah sifat cemburunya, curiga dan kurang berterus terang dalam berbagai hal. Karena dia senang menyimpan rahasia, atau sesuatu yang segan untuk dibicarakan kepada orang lain. Sehingga orang lainpun tidak mengetahui apa maunya. Seolah kehidupannya diselubungi oleh rahasia.

V.4. Ciri Khas Yang Mencolok-Mangsa “Kalima”.

Yang mencolok bagi orang kelahiran Mangsa “Kalima” ialah keberanian, pendiam, tetapi keras dan mudah sekali tersinggung atau marah kalau kehendaknya tidak dituruti.

V.5. Ikatan Persahabatan-Mangsa “Kalima”.

Pergaulannya sangat luas, tetapi tidak banyak sahabatnya, karena keras kepala, ketus dan tertutup, orang enggan untuk bergaul dengannya. Bahkan terhadap lain jenisnya orang kelahiran Mangsa “Kalima” ini sering berbuat kasar dan ingin menguasai.

V.6. Keadaan Kesehatan-Mangsa “Kalima”.

Bagi orang yang terlahir pada Mangsa “Kalima” ada beberapa penyakit yang dapat mengganggunya. Artinya ada kemungkinan besar dapat terserang penyakit tersebut.
Hal itu berarti kalau kesehatannya terjaga dengan baik, berolah raga secara teratur.

V.7. Pekerjaan Yang Cocok/Karier-Mangsa “Kalima”.

Bagi kelahiran Mangsa “Kalima” ada beberapa pekerjaan yang cocok. Tetapi untuk kepastiannya, Horoskop Jawa membaginya menjadi 3 (Tiga) Kelompok, menentukan bakat dan pekerjaan yang cocok untuk ditekuni. Dasarnya adalah Hari Lahir setiap individu, dari hari kelahiran itu dapat ditentukan pekerjaan yang cocok.

V.8. Gambaran tentang Rejeki-Mangsa “Kalima”.

Bagi yang terlahir pada Mangsa “Kalima” dalam bidang keberuntungan dan rejekinya termasuk baik. Tetapi Horoskop Jawa membaginya dalam 3 (Tiga) Kelompok. Kelompok itu adalah kelompok berdasarkan Hari Kelahiran, yang tentunya mempunyai perbedaan satu dengan yang lain.
Kelompok-kelompok itu adalah sebagai berikut ;

V.9. Saat Yang Tepat Untuk Mengerjakan Sesuatu-Mangsa “Kalima”.

Bagi orang yang terlahir pad Mangsa “Kalima” mempunyai hari jaya, hari-hari yang sangat berkesan indah dan baik. Hari yang mempunyai arti khusus.
Bagi orang “Kalima” saat kejayaanya jatuh pada Bulan Agustus. 

V.10. Hobi-Mangsa “Kalima”.

Orang yang terlahir pada Mangsa “Kalima” mempunyai beberapa hobi yang menonjol. Hobinya itu dapat dikomersialkan oleh orang lain.
Diantaranya ;

V.11. Jodoh (Calon Suami/Istri yang tepat)-Mangsa “Kalima”.

Bagi orang kelahiran Mangsa “Kalima” ada beberapa type kelahiran yang bisa menjadi kawan hidupnya. Seperti juga dalam pergaulan dan persahabatan. Ada kelahiran Mangsa-mangsa tertentu yang cocok bagi kelahiran Mangsa “Kalima” dalam perjodohan.

V.12. Batu Permata-Mangsa “Kalima”.

Bagi orang “Kalima” ada beberapa batu permata yang cocok baginya. Batu permata dapat dipergunakan sebagai aksesori atau perhiasan, tetapi juga mempunyai khasiat spiritual.
Diantaranya adalah ;

V.13. Warna Yang Serasi-Mangsa “Kalima”.

Bagi mereka yang terlahir pada Mangsa “Kalima”, maka terdapat beberapa jenis warna yang cocok baginya.
Warna-warna itu selain dipandang dari segi keserasian, juga dipandang dari sudut parapsikolog.

V.14. Bunga-Mangsa “Kalima”.

Bunga yang serasi dan mempunyai efek berpengaruh kepada kejayaan dan membangkitkan daya imajinasi bagi orang kelahiran Mangsa “Kalima” ada beberapa jenis Bunga, sbb ;

VI. Mangsa “Kanem” (10 Nopember – 22 Desember).

“Mendapatkan Rasa Bahagia Karena Perbuatan Baik”
Lama Orbit : 43 Hari

Secara Umum–Mangsa “Kanem”
Orang yang terlahir pada tanggal 10 Nopember – 22 Desember, termasuk di dalam kedudukan Mangsa “Kanem” yang lamanya orbit 43 hari dan di beri kiasan “Mendapatkan Rasa Bahagia Karena Perbuatan Baik”. Keududukan Mangsa tersebut di Barat Daya dan saat itu Musim Hujan.

VI.1. Keadaan Fisik Orang Kelahiran Mangsa Kanem.

Keadaan dan bentuk tubuh orang kelahiran Mangsa “Kanem” pada umumnya adalah serasi dan menarik. Tubuhnya tinggi, tidak gemuk tetapi sedang, wajahnya terang berseri berbentuk bulat telur, rambut hitam tebal. Matanya bulat dan bersinar terang, mulutnya lebar dengan bibir sedang, giginya bagaikan mutiara diatur, hidungnya mancung.

VI.2. Keadaan Masa Kanak-kanak-Mangsa “Kanem”.

Orang yang terlahir pada Mangsa “Kanem” mengalami penderitaan sejak masih kanak-kanak. Baik itu derita karena kemelaratan orang tuanya, derita karena pereraian orang tuanya, derita karena kematian orang tuanya, maupun disebabkan oleh yang lain.

VI.3. Keadaan Masa Remaja-Mangsa “Kanem”.

Kejujuran adalah pegangan hidupnya. Walaupun remaja-remaja kelahiran Mangsa “Kanem” ini hidupnya melarat, tetapi hatinya optimis menghadapi masa depan. Setia kepada prinsip, cita-cita, serta pekerjaannya.

VI.4. Ciri Khas Yang Mencolok-Mangsa “Kanem”.

Ada beberapa ciri khas orang kelahiran Mangsa “Kanem” yang sangat mencolok ialah senang menyendiri membaca dan belajar berbagai ilmu pengetahuan.

VI.5. Ikatan Persahabatan-Mangsa “Kanem”.

Di dalam pergaulan masyarakat, orang Mangsa “Kanem” mendapat tempat yang baik. Karena dia memegang teguh prinsip, jujur dan cerdas. Sehingga bila ada yang menghadapi kesulitan, dia tampil sebagai sukarelawan, membantu dan menyelesaikan masalah tanpa pamrih.
Kalau terjadi perselisihan dan kesalahpahaman maka dia pun bersedia memaafkan maupun minta maaf kalau memang dia yang bersalah.

VI.6. Keadaan Kesehatan-Mangsa “Kanem”.

Orang yang terlahir pada Mangsa “Kanem” mempunyai kelemahan fisik, mudah terserang penyakit. Di antara bagian tubuhnya yang rawan penyakit, adalah bagian tenggorokan, paru-paru, telinga, perut dan tulang punggungnya.

VI.7. Pekerjaan Yang Cocok/Karier-Mangsa “Kanem”.

Untuk mengetahui pekerjaan yang cocok bagi orang kelahiran Mangsa “Kanem” dalam penelitian Horoskop Jawa berdasarkan kedudukan Mangsa pada Weton dan Wuku.
Astrologi Jawa menjabarkan pekerjaan yang cocok berdasarkan Horoskop Jawa dalam 3 (Tiga) Kelompok kelahiran atau Weton sbb ;

VI.8. Gambaran tentang Rejeki-Mangsa “Kanem”.

Seperti juga yang tertera pada bagian pekerjaan, bagi orang yang terlahir pada Mangsa “Kanem” tentang rejeki dan penghidupannya bergantung pada hari kelahiran.
Berdasarkan Ilmu Horoskop Jawa yang menentukan kedudukan Weton dan Wuku pada Mangsa “Kanem” maka Astrologi Jawa menjabarkan menjadi 3 (Tiga) Kelompok pula sbb ;

VI.9. Saat Yang Tepat Untuk Mengerjakan Sesuatu-Mangsa “Kanem”.

Saat yang baik bagi orang kelahiran Mangsa “Kanem”, untuk mengerjakan segala sesuatu yang penting adalah pada bulan Juli hingga bulan Oktober. Mangsa “Kanem” menempati pada Galaksi “Bima Sakti”.

VI.10. Hobi-Mangsa “Kanem”.

Kesenangan yang terpelihara sejak masih kanak-kanak bagi orang kelahiran Mangsa “Kanem” yang kemudian dapat juga di komersialkan adalah kesenangan atau hobinya “Mengajari” orang lain. Hobinya ini dikemudian hari dapat di manfaatkan sebagai “Guru” sekolah, Dosen bahkan Guru Besar. Hobi itu secara terperinci sebagai berikut ;

VI.11. Jodoh (Calon Suami/Istri yang tepat)-Mangsa “Kanem”.

Bagi mereka yang terlahir pada Mangsa “Kanem” seperti juga dalam memilih sahabat dan sahabat karib, maka jodohnya pun tidak jauh seperti memilih sahabat. Kecocokan yang menjadi pilihan utamanya. Harta dan Pangkat adalah faktor kedua.

VI.12. Batu Permata-Mangsa “Kanem”.

Ada beberapa jenis batu permata atau batu mulia yang cocok untuk aksesori orang kelahiran Mangsa “Kanem”. Batu mulia itu adalah batu yang dimuliakan, baik karena keindahan kilauannya maupun harganya yang mahal.
Di samping itu semua, batu mulia juga mempunyai khasiat yang luar biasa dan terpilihlah yang cocok bagi orang kelahiran Mangsa “Kanem” sbb ;

VI.13. Warna Yang Serasi-Mangsa “Kanem”.

Dalam segi kecocokan, keserasian dan kewibawaan seseorang dalam memilih jenis warna yang cocok dan menimbulkan kesan anggun adalah ketepatan memilih jenis warna.

VI.14. Bunga-Mangsa “Kanem”.

Bunga yang cocok dan akan membangkitkan semangat dan inspirasinya adalah
- Bunga Melati.
Kemudian terdapat pula
- kembang-kembang Sufir
- Lely 
- Mawar yang berwarna merah.

VII. Mangsa "Kapitu" (23 Desember - 3 Pebruari)

“Bisa diSapu Angin”
Lama Orbit : 43 Hari

Secara Umum– Mangsa “Kapitu”
Orang yang terlahir pada Mangsa “Kapitu” secara umum memiliki sifat baik dan bersih. Dapat juga tampil sebagai seorang pemimpin yang penuh disiplin dan tegas serta jujur. Maka orang Mangsa “Kapitu” selalu disegani oleh kawan-kawannya, baik dalam pergaulan di masyarakat, maupun di dalam pekerjaan dan organisasi.

VII.1. Keadaan Fisik Orang Kelahiran Mangsa "Kapitu".

Orang yang terlahir pada Mangsa “Kapitu” pada umumnya tubuhnya kurus dan tinggi, bentuk dadanya tidak bidang agak tipis (Dada Burung), wajahnya persegi, dengan bentuk dagu agak panjang, rambutnya hitam tebal dan kaku. Rambut alisnya tebal, begitu pula bulu matanya tampak hitam dan lebat, lehernya jenjang, bermata bulat.

VII.2. Keadaan Masa Kanak-kanak-Mangsa “Kapitu”.

Anak-anak yang terlahir pada Mangsa “Kapitu” pada umumnya mempunyai rasa cinta kasih terhadap kedua orang tuanya dengan berlebihan. Dia sangat prihatin bila menyaksikan kesulitan-kesulitan yang dialami orang tuanya, dia ingin membantu untuk menyenangkannya. Maka anak Mangsa “Kapitu” tidak menyulitkan orang tua dengan mengajukan permintaan yang mungkin akan membebani orang tua. Dia dapat menerima apa adanya tanpa banyak menuntut.

VII.3. Keadaan Masa Remaja-Mangsa “Kapitu”.

Kebalikan dengan apa yang dialaminya pada masa kanak-kanak. Setelah mencapai tingkat remaja, maka mulailah dia tampil dalam pergaulan yang luas. Sifatnya yang pemalu, tetapi di topang sifat jujur dan berani berkorban, maka dia dapat tampil sebagai pemimpin.
Sebenarnya dia sangat pemalu dan tidak mau bertanya serta tidak mau mengakui kesalahannya. Tetapi dia mempunyai sifat giat bekerja yang tidak akan berhenti sebelum pekerjaan itu tuntas. Hal itulah yang menyebabkan kariernya gampang menanjak.

VII.4. Ciri Khas Yang Mencolok-Mangsa “Kapitu”.

Pada setiap suatu kelahiran pasti ada tanda-tanda khas, bisa juga disebabkan oleh pengaruh Mangsa itu sendiri pada saat terlahirnya seseorang.

VII.5. Ikatan Persahabatan-Mangsa “Kapitu”.

Bagi mereka yang cocok dan mengetahui persis sifat orang kelahiran Mangsa “Kapitu”, maka dia akan menjadi sahabatnya dengan baik. Karena sifat orang Mangsa “Kapitu”, bila telah bersahabat beani berkorban apa saja dengan konsekuen.
Dalam pergaulannya dengan kawan sekerja pada umumnya tidak begitu baik, tetapi dia bertanggung jawab untuk memperjuangkan kepentingan kawan sekerjanya itu.

VII.6. Keadaan Kesehatan-Mangsa “Kapitu”.

Orang yang terlahir pada Mangsa “Kapitu” pada umumnya, kesehatan tubuhnya kurang baik, sejak masih kanak-kanak sering terserang penyakit panas demam, influenza, sakit tenggorokan, bahkan dapat juga terkena amandel.

VII.7. Pekerjaan Yang Cocok/Karier-Mangsa “Kapitu”.

Bagi orang kelahiran Mangsa “Kapitu” banyak sekali bidang pekerjaan yang dapat dikerjakannya sebagai profesi. Tetapi bagi untuk menentukan pekerjaan yang cocok itu perlu dikaji terlebih dahulu.
Maka para Astrolog Jawa telah membagi 3 (Tiga) Kelompok dari kelahiran Mangsa “Kapitu” dalam kelompok hari kelahiran –nya. Mereka itu adalah sebagai berikut.

VII.8. Gambaran tentang Rejeki-Mangsa “Kapitu”.

Masalah rejeki bagi orang kelahiran Mangsa “Kapitu” pada umumnya baik. Begitu pula penghidupannya lumayan, yang jelas tidak pernah mengalami kekurangan sejak masih kanak-kanak. Walaupun tidak senang menonjol dan bermewah-mewah.
Namun begitu para ahli Astrologi Jawa, membagi tingkat keadaan sosial orang Mangsa “Kapitu” menjadi 3 (Tiga) kelompok kelahiran, sebagai berikut :

VII.9. Saat Yang Tepat Untuk Mengerjakan Sesuatu-Mangsa “Kapitu”.

Hari baik pasti dapat dirasakan dan pernah dialami hampir semua manusia. Hari baik itu bersifat relative, terjadi bagi si pelaku itu sendiri yang sifatnya sangat pribadi.

VII.10. Hobi-Mangsa “Kapitu”.

Berbicara soal Hobi seseorang, maka bagi orang kelahiran Mangsa “Kapitu” ini tidak banyak memiliki hobi. Yang paling menonjol baginya adalah Bekerja Keras dan Bergaul untuk Masa Depan-nya. Agak tertutup hatinya, tetapi setia kepada persahabatan. Artinya berani berkorban demi persahabatan.
Hobinya antara lain :

VII.11. Jodoh (Calon Suami/Istri yang tepat)-Mangsa “Kapitu”.

Bagi mereka yang terlahir pada Mangsa “Kapitu” jodohnya tidak begitu mudah, karena sifatnya yang pemalu, sehingga sulit dalam bercinta. Karena pada umumnya orang kelahiran Mangsa “Kapitu” itu mempunyai sifat malu-malu kucing dalam pergaulan dengan lain jenis.

VII.12. Batu Permata-Mangsa “Kapitu”.

Batu permata adalah batu untuk permata hiasan, cincin, liontin, bros dan lain sebagainya. Adapun batu permata itu ada yang disebut batu aji. Batu aji itu berarti batu yang berharga, misalnya berlian atau intan, rubi, mirah delima dan lain-lainnya.
Batu permata selain keindahannya juga khasiatnya bagi si pemakainya. Bagi yang mempercayainya ada batu permata yang dapat mendatangkan keberuntungan, keberanian, menghilangkan berbagai penyakit, mencegah gangguan ilmu hitam dan ketentraman.
Adapun bagi orang kelahiran Mangsa “Kapitu” sebagai berikut :

Monday

VII.13. Warna Yang Serasi-Mangsa “Kapitu”.

Bagi orang Mangsa “Kapitu” ada beberapa jenis warna yang cocok dan ideal baginya. Mendatangkan rasa apik dan percaya diri.
Adalah warna Biru Laut yang paling cocok, kemudian warna Hijau Tua. Ada pula beberapa warna yang dapat juga dipilihnya sebagai koleksi pakaiannya ialah warna Hitam, Merah Darah dan Biru Langit.

VII.14. Bunga-Mangsa “Kapitu”.

Tentang bunga tidak semua orang menggemarinya, begitu juga tidak semua orang kelahiran Mangsa “Kapitu” menggemari bunga. Tetapi bagi mereka yang senang bunga, bunga yang cocok bagi orang kelahiran Mangsa “Kapitu” adalah sebagai berikut :

VIII. Mangsa "Kawolu" (4/5 Pebruari - 1 Maret)

“Merana di-Dalam Hati, Menangis Bathin”
Lama Orbit : 27 Hari

Secara Umum– Mangsa “Kawolu”
Orang yang terlahir pada tanggal 4/5 Pebruari – 1 Maret, termasuk kelahiran Mangsa “Kawolu” dengan kiasan “Merana di-Dalam Hati, Menangis Bathin.” Lamanya orbit 27 hari. Walaupun menangis dalam bathin, atau sedih tetapi suatu keberuntungan bahwa pancaran dari Mangsa “Kawolu”, yang selalu hangat dan keras.
Sifatnya keras dan cepat marah, tetapi cepat pula reda setelah menyadari bahwa tidak ada tempatnya dia marah.

VIII.1. Keadaan Fisik Orang Kelahiran Mangsa “Kawolu”.

Orang yang terlahir pada Mangsa “Kawoulu” mempunyai bentuk fisik yang sangat bagus. Baik Laki-laki maupun Wanita yang terlahir pada Mangsa “Kawolu” ini pada umumnya berparas tampan dan cantik.

VIII.2. Keadaan Masa Kanak-kanak-Mangsa “Kawolu”.

Sejak masih kanak-kanak Mangsa “Kawolu” jiwa penolongnya sudah tampak benar. Karena anak-anak Mangsa “Kawolu” tidak pernah membeda-bedakan antara kawan satu dengan kawan lainnya. Mana yang dipandang memerlukan bantuannya dia akan membantunya.
Dimana tempat anak Mangsa “Kawolu” selalu gampang mencari kawan. Gampang bergaul dan dimana-mana disenangi, karena anak Mangsa “Kawolu” pada umumnya pandai berbicara dan pandai bercerita.

VIII.3. Keadaan Masa Remaja-Mangsa “Kawolu”.

Pada tingkat usia ini, Jiwanya mulai berkembang. Pikirannya mulai dipergunakan walaupun masih mengutamakan perasaannya. Tetapi akal budinya mulai dapat dipergunakan semestinya. Sehingga banyak hal yang mungkin dapat merugikan dirinya dapat dikurangi. Walaupun dihilangkan sama sekali tidak dapat. Karena orang Mangsa “Kawolu” lebih mengutamakan “Perasaan” daripada Pikirannya.

VIII.4. Ciri Khas Yang Mencolok-Mangsa “Kawolu”.

Orang yang kelahiran Mangsa “Kawolu” mempunyai beberapa Ciri Khas yang menarik, diantaranya ialah berkorban demi orang lain. Dapat menyembunyikan penderitaan bathinnya sendiri, yang bersamaan dengan itu dia harus menolong orang lain, tanpa mempedulikan risiko yang mengancam dirinya sendiri. Dengan demikian sering sekali ada pihak-pihak lain yang memfitnah-nya, gossip dan kepalsuan yang merugikan.

VIII.5. Ikatan Persahabatan-Mangsa “Kawolu”.

Orang Mangsa “Kawolu” ini banyak sahabatnya, karena didalam pergaulan orang Mangsa “Kawolu” sangat menyenangkan dan menarik simpati orang lain. Sehingga banyak sahabatnya. Semua itu dapat terjadi karena orang Mangsa “Kawolu” tidak pernah bertengkar dengan orang lain, berjiwa tenang, sabar, baik hati, dan setia kawan.

VIII.6. Keadaan Kesehatan-Mangsa “Kawolu”.

Orang yang terlahir pada Mangsa “Kawolu” pada umumnya jarang menderita sakit. Kalau karena penyakit, adalah penyakit umum seperti influenza dan batuk.
Bila terlalu menurutkan perasaan dan emosinya tanpa dapat mengendalikan diri dengan mengutamakan pikirannya.

VIII.7. Pekerjaan Yang Cocok/Karier-Mangsa “Kawolu”.

Bagi yang terlahir pada Mangsa “Kawolu” ada beberapa bidang pekerjaan yang cocok baginya. Tetapi berbagai bidang pekerjaan yang ada kalau dipilih akan membingungkan. Maka untuk lebih mendekatkan suatu pilihan yang tepat, maka ilmu “Horoskop-Ramalan” membaginya menjadi tiga kelompok utama, kelompok itu berdasarkan dari hari kelahirannya.
Adapun penjabarannya adalah sebagai berikut :

VIII.8. Gambaran tentang Rejeki-Mangsa “Kawolu”.

Untuk mengetahui Kehidupan orang kelahiran Mangsa “Kawolu” baik itu tentang besar kecil-nya rejeki maupun penghidupannya, maka oleh pakar Horoskop Jawa mereka itu dikelompokkan menurut hari kelahirannya. Sedangkan pengelompokan itu terdiri dari tiga kelompok sebagai berikut.

EKA
Kelompok Pertama terdiri dari hari kelahiran Minggu, Rabu, Jumat. Pada kelompok ini, mempunyai “Rejeki Yang Baik”. Mendapatkan “Sumber Uang yang tidak ada kering-keringnya”, mendapat kemudahan dalam mencari uang, bahkan sering terjadi dia mendapat rejeki yang tiba-tiba dan tidak terduga. Kalau rejeki-rejeki yang gampang tadi telah berkumpul, maka tidak mengherankan kalau orang Mangsa “Kawolu” kelompok ini dapat Kaya Raya. Walaupun begitu dia selalu memperhatikan orang tua, dan saudara-saudaranya, segala kekurangan mereka dibantunya. Bukan saja membantu Family sendiri, bahkan orang lain pun dibantunya.

DWI
Kelompok Kedua ini adalah kelahiran hari Senin. Kelompok ini mempunyai nasib agak berlainan dengan yang pertama. Ada sedikit hambatan, bersamaan dengan umur yang meningkat lebih dari 36 (Tiga Puluh Enam) tahun mulailah keberuntungannya baik sekali. Bahkan dapat mencapai suatu diluar perhitungannya, suatu yang luar biasa. Kalau Pegawai akan mendapatkan kedudukan yang tinggi, kalau Pedagang akan mendapat keuntungan yang besar sekali. Walaupun pada usia muda kurang keberuntungannya dalam datangnya rejeki tetapi tidak pernah mengalami kesulitan keuangan, karena selalu ada saja.

TRI
Kelompok Ketiga ini, adalah kelahiran hari Selasa, Kamis, Sabtu. Orang Mangsa “Kawolu” yang termasuk dalam kelompok ini, mempunyai jalan penghidupannya kurang bahagia, tidak tentram, da selalu ada-ada saja didalam rumah tangganya. Tetapi dalam segi rejeki atau keuangan sangat melimpah. Banyak keberuntungannya dalam segi rejeki, bahkan hidupnya menjadi kaya raya. Pada umumnya orang kelompok Tiga ini sangat rukun dengan saudara-saudaranya. Walaupun kurang beruntung dalam berumah tangga, tetapi sukses dalam berusaha dan baik dalam karier-nya.

VIII.9. Saat Yang Tepat Untuk Mengerjakan Sesuatu-Mangsa “Kawolu”.

Sebenarnya ada saat-saat yang tepat bagi setiap individu untuk suatu hal hingga tercapailah keberhasilan yang dikehendaki. Pedagang suatu saat akan mendapatkan keuntungan yang sangat besar, begitu pula seorang kontraktor akan mendapat tender yang bernilai Milyaran Rupiah. Adapula kebalikannya, meski bagaimana caranya akan mengalami kebangkrutan, bencana, kecelakaan, dan gulung tikar.

VIII.10. Hobi-Mangsa “Kawolu”.

Setiap orang mempunyai sesuatu yang menjadi kegemarannya, atau paling digemarinya. Dengan memanfaatkan kegemarannya itu maka semangatnya akan bangkit. Misalnya seseorang yang telah patah semangat karena pesimis, maka akan bangkitlah semangatnya bila mendengar alunan lagu-lagu Bimbo. Lagi-lagu sendu Bimbo itulah hobi orang tersebut, ini sekedar contoh.

VIII.11. Jodoh (Calon Suami/Istri yang tepat)-Mangsa “Kawolu”.

Orang yang terlahir pada Mangsa “Kawolu” mempunyai jodoh yang sesuai dengan pribadinya. Seperti juga memilih sahabat, maka begitu pula dalam perjodohan.

VIII.12. Batu Permata Yang cocok untuk Mangsa “Kawolu”

Orang dari kelahiran Mangsa “Kawolu” ada beberapa batu permata yang cocok dan mendatangkan keberuntungan dan cocok dipakainya. Baik itu sebagai aksesori maupun sebagai ajian, Bagi yang mempercayainya.
Karen batu permata, bukan saja dari segi keindahan yang dipilih oleh penggemarnya, tetapi bagi mereka yang percaya atau mempercayainya, Batu permata / aji itu mempunyai khasiat atau keampuhan juga.

VIII.13. Warna Yang Serasi untuk Mangsa “Kawolu”

Warna cukup penting juga dalam kehidupan kita sehari-hari, karena dari warna akan terlihat keserasian atau tidaknya bagi si pemakainya.

VIII.14. Bunga untuk Mangsa “Kawolu”

Bunga bagi orang kelahiran Mangsa “Kawolu” juga tidak sembarang Bunga, tetapi ada beberapa jenis bunga yang cocok baginya. Bunga-bunga yang cocok itu besar sekali pengaruhnya bagi pribadi Orang Mangsa “Kawolu”, diantaranya ;

IX. Mangsa “Kasanga” (2 Maret – 26 Maret).

“Tersiar Berita Bahagia”
Lama Orbit: 25 Hari

Secara Umum– Mangsa “Kasanga”
Orang yang terlahir pada Mangsa “Kasanga” pada saat itu bertepatan pada musim hujan. Candranya “Tersiar Berita Bahagia”, secara umum memiliki sifat seperti angin, orang “Kasanga” mempunyai kesenangan berpergian jauh. Seolah angin yang meniupnya sampai kemana-mana.
Dia sangat menyenangi pemandangan alam yang indah. Juga mengagumi hal-hal yang penuh misteri, khususnya alam gaib. Sering pula angan-angannya terhembus angin jauh entah kemana. 

IX.1. Keadaan Fisik Orang Kelahiran Mangsa Kasanga.

Orang kelahiran Mangsa “Kasanga” mempunyai keistemewaan dalam bentuk tubuhnya gemuk dan tidak begitu tinggi seperti umumnya orang dewasa. Walaupun oang “Kasanga” berbadan gemuk, tetapi tidak kelihatan berotot, jadi mulus saja. Walaupun ada pula yang normal postur tubuhnya seperti pada umumnya orang dewasa dan berotot. Tetapi hal itu hanya berjumlah sedikit, artinya terkecualikan.

IX.2. Keadaan Masa Kanak-kanak-Mangsa “Kasanga”.

Anak-anak kelahiran Mangsa “Kasanga” pada umumnya senang merenung atau melamun, hatinya mudah tersinggung. Sering kali berbuat sesuatu yang bertentangan dengan apa yang diucapkannya. Anak “Kasanga” senang kepada kedamaian, selalu mengalah. Walaupun dalam hatinya tertekan. Dia gampang sekali terpengaruh keadaan di sekelilingnya.

IX.3. Keadaan Masa Remaja-Mangsa “Kasanga”.

Bagi orang “Kasanga”, pada tingkat kehidupannya masa remaja. Tiada hal-hal yang jauh berbeda dengan masa kanak-kanak. Hanya saja pada masa remaja, akal dan fikirannya sudah muali berfungsi. Segala langkah dan perbuatan banyak digerakan oleh program bawah sadar.

IX.4. Ciri Khas Yang Mencolok-Mangsa “Kasanga”.

Anak-anak maupun Remaja kelahiran mangsa “Kasanga” mempunyai ciri khas yang sangat menonjol adalah sikapnya yang pembimbang seolah terhembus angin. Tetapi sifat yang baik khas orang “Kasanga” adalah senang menolong seseorang diluar batas dan berlebih-lebihan.

IX.5. Ikatan Persahabatan-Mangsa “Kasanga”.

Orang kelahiran mangsa “Kasanga” pada umumnya banyak mempunyai sahabat. Sahabat-sahabat orang “Kasanga” sangat setia dan sifatnya melindungi.

IX.6. Keadaan Kesehatan-Mangsa “Kasanga”.

Adapun keadaan kesehatan orang mangsa “Kasanga” ini mempuyai kondisi tubuh yang lumyan. Hanya saja baginya kemungkinan dapat terserang penyakit paru-paru basah. Karena sifatnya yang pemurung, ngeluyur malam atau merenung berkepanjangan, bahkan kondisi badan tidak diperhatikan. Kelemahannya adalah pada alat pernafasan dan paru-paru.

IX.7. Pekerjaan Yang Cocok/Karier-Mangsa “Kasanga”.

Para Pakar Astrolog Jawa telah membagi 3 (Tiga) Kelompok dari kelahiran Mangsa “Kasanga” dalam kelompok hari kelahiran –nya. Mereka itu adalah sebagai berikut. “EKA” - Kelompok I : Mereka yang terlahir pada Hari Minggu, Hari Rabu dan Hari Jumat. Mereka yang terlahir pada hari tersebut ada beberapa bidang pekerjaan yang cocok baginya.

IX.8. Gambaran tentang Rejeki-Mangsa “Kasanga”.

Pendapatan berikut ini adalah untuk orang “Kasanga”, hal-hal yang menyangkut dengan penghidupannya. Tetapi Astrologi Jawa dalam menentukan keadaan penghidupan orang “Kasanga”, mengadakan penelitian dengan mendata lewat hari kelahiran dalam 3 (Tiga) kelompok kelahiran, sebagai berikut :

IX.9. Saat Yang Tepat Untuk Mengerjakan Sesuatu-Mangsa “Kasanga”.

Mangsa “Kasanga” mempunyai saat-saat yang baik untuk melakukan suatu pekerjaan yang besar atau utama bagi kepentingan orang “Kasanga”. Saat terbaik dalam setiap tahunnya, jatuh pada tanggal 12 Mei sampai dengan 9 Juni.

IX.10. Hobi-Mangsa “Kasanga”.

Hobi kelahiran mangsa “Kasanga” mempunyai beberapa hobi antara lain sebagai berikut :
- Barang-barang seni, khususnya Melukis 

- Makanan enak 
- Perjalanan/Bertamasya dan Berbelanja 
- Membaca buku apa saja, khususnya Spiritual 
- Bergaul dengan siapa saja.

IX.11. Jodoh (Calon Suami/Istri yang tepat)-Mangsa “Kasanga”.

Orang kelahiran mangsa “Kasanga” mempunyai calon pasangan hidup yang sesuai dan cocok adalah dengan kelahiran mangsa “Kaso”. Dalam kehidupan berumah tangga dapat mencapai keharmonisan, kedua belah pihak saling dapat menyesuaikan diri. Tidak ada pertengkaran yang berarti, sampai mencapai hari tua.

IX.12. Batu Permata-Mangsa “Kasanga”.

Ada beberapa jenis batu permata yang cocok bagi orang kelahiran mangsa “Kasanga”. Selain sebagai permata aksesoris batu permata mempunyai khasiat yang sangat berguna bagi si pemeilik yang mempercayainya. Adapun batu permata yang cocok bagi orang “Kasanga” sebagai berikut :

IX.13. Warna Yang Serasi-Mangsa “Kasanga”.

Bagi orang Mangsa “Kasanga” ada beberapa jenis warna yang cocok dan ideal baginya, antara lain :
Hijau, Merah Tua, Hitam, Putih, Biru Tua dan Abu-abu. 


IX.14. Bunga-Mangsa “Kasanga”.

Ada beberapa jenis bunga yang dapat membangkitkan semangat bahkan dapat mendatangkan inspirasi bagi orang “Kasanga” adalah bunga :

X. Mangsa “Kasadasa” (27 Maret – 19 April).

“Tertutup Pintu Hatinya”
Lama Orbit: 24 Hari

Secara Umum– Mangsa “Kasadasa”
Orang yang terlahir pada Mangsa “Kasadasa” secara umum memiliki sifat teguh hati dan pemberani. Tidak mau mengalah, karena mempunyai jiwa militer, berarti disiplin dan tegas. Mau mengalahkan tetapi tidak mau dikalahkan. Dia hanya tunduk kepada orang yang dihormati dan disegani. Orang yang terlahir pada Mangsa ini mempunyai rasa tanggung jawab yang tinggi, baik terhadap keluarga maupun terhadap lingkungannya. Kesadarannya bermasyarakat sangat tinggi. 

X.1. Keadaan Fisik Orang Kelahiran Mangsa Kasadasa.

Orang “Kasadasa” mempunyai bentuk fisik gagah berukuran sedang, Wajahnya bulat telur, Matanya bulat berbinar-binar, dengan sepasang alis yang cukup tebal. Hidungnya mancung, bibirnya sedang dengan ukuran mulut agak lebar. Tangan dan kakinya tidak begitu berotot. Rambutnya lebat dan hitam, tetapi pada usia yang sangat muda sudh banyak rambutnya yang rontok. Dalam hal kesehatan fisik, maka orang “Kasadasa” cukup
sehat. Orang “Kasadasa” jarang terserang penyakit yang berat. Hanya penyakit umum yang disebabkan oleh kelelahan atau kurang berhati-hati memilih makanan. Kadang-kadang terserang sakit perut dan mata berkunang-kunang, itupun tidak berlangsung lama.

X.2. Keadaan Masa Kanak-kanak-Mangsa “Kasadasa”.

Anak-anak yang terlahir pada Mangsa “Kasadasa” secara umumnya mempunyai pembawaan watak yang keras dan tidak mau mengalah. Sering menonjolkan kenakalan dan kebandelan. Bila dia berbuat salah, tidak mau mengakui kesalahannya itu. Kalau dia mendapat hukuman, menganggapnya bahwa yang member hukumannya itu berbuat tidak adil.

X.3. Keadaan Masa Remaja-Mangsa “Kasadasa”.

Masa Remaja kelahiran Mangsa “Kasadasa” melanjutkan alur kehidupan dari masa kanak-kanak. Bagaimana membentuknya pada masa kanak-kanak itulah terbentuknya jiwa sang remaja. Sifat keprajuritan Anak/Remaja “Kasadasa” terus berlanjut, tegas, disiplin dan mudah marah. Tetapi setelah kurun waktu remaja tiba, sifat mudah marahnya itu lebih terarah untuk hal-hal yang positif. Artinya sifat pemarahnya itu dapat disalurkan untuk mendalami suatu ilmu dengan membakar semangatnya. “Mengapa saya tidak bisa?” pertanyaan-pertanyaan itulah yang mencambuk untuk giat belajar.

X.4. Ciri Khas Yang Mencolok-Mangsa “Kasadasa”.

Bicara tentang orang “Kasadasa”, pastilah ada suatu petunjuk sebagai suatu “Tanda yang khas orang Kasadasa”. Ciri khas ini bukan suatu yang dapat di rahasiakan. Misalnya seperti postur tubuh, sepak terjang dan budi pekerti. Artinya penampilannya, semua itu tidak dapat dibuat-buat atau disembunyikan. Bila kita ketemu dengan seseorang yang serba grusa-grusu, dalam melakukan segala sesuatu tergesa-gesa.

X.5. Ikatan Persahabatan-Mangsa “Kasadasa”.

Pada umumnya orang kelahiran mangsa “Kasadasa” pandai bergaul. Dia mempunyai banyak kenalan, bahkan tidak hanya sebangsa, sampai orang manca Negara pun dapat menjadi sahabatnya. Dalam pergaulan itu tentu saja ada kawan, rekan dan Sahabat. Sahabat adalah kawan yang dapat menyimpan rahasia, memberikan pertolongan baik moral maupun materi.

X.6. Keadaan Kesehatan-Mangsa “Kasadasa”.

Orang “Kasadasa” pada umumnya mempunyai kualitas kesehatan yang baik. Sejak masa kanak-kanak, remaja hingga masa tua. Tetapi ada beberapa penyakit ringan yang lazim, adalah semacam Influinsa, dan gangguan bagian perut. Khususnya bagi orang “Kasadasa” kelahiran hari “Senin” jaga benar-benar kesehatan perutnya.

X.7. Pekerjaan Yang Cocok/Karier-Mangsa “Kasadasa”.

Pekerjaan bisa dikatakan cocok, kalau sesuai dengan sifat dan bakat seseorang. Maka orang itu akan mengerjakannya dengan perasaan tenang dan gembira, hasil pekerjaannya pun sangat memuaskan. Bagi orang kelahiran Mangsa “Kasadasa” pada dasarnya pekerjaan yang paling cocok adalah pekerjaan “Wirasembada” tanpa campur tangan orang lain. Walaupun begitu para pakarnya dalam hal ini Astrolog membagi kelompok hari kelahiran orang “Kasadasa” menjadi tiga sebagai berikut:

X.8. Gambaran tentang Rejeki-Mangsa “Kasadasa”.

Pada umumnya orang kelahiran mangsa “Kasadasa” mempunyai tingkat alur perjalanan hidup yang baik, rejekinya cukup lumayan. Ditopang pula dengan berbagai kemampuannya mandiri, sehingga sejak masih remaja sudah dapat mencari uang Tingkat komersialnya dimulai dari hobi yang kemudian dikomersialkan.
Walau begitu para ahli Astrologi Jawa, membuat rumusan untuk membedakan satu dengan yang lain dalam kelompok kelahiran mangsa “Kasadasa” itu menjadi 3 (Tiga) kelompok, sebagai berikut :

X.9. Saat Yang Tepat Untuk Mengerjakan Sesuatu-Mangsa “Kasadasa”.

Dalam perhitungan Astrologi Jawa, ada saat-saat ketika orang mengerjakan sesuatu berhasil dengan baik, tetapi ada hari-hari yang lain, bila untuk mengerjakan sesuatu mengalami kegagalan. Tentu saja setelah mengalami uji coba berkali-kali, hasilnya merupakan kesimpulan Parapsikolog.

X.10. Hobi-Mangsa “Kasadasa”.

Bagi orang kelahiran mangsa “Kasadasa” ada beberapa hobi yang patut diketengahkan di sini antara lain :
- Melukis, baik Natur maupun Abstrak 

- Musik, baik Rock maupun Pop 
- Membaca, Fiksi maupun Non-Fiksi dan Sastra 
- Mengarang dan Koresponden 
- Seni pentas 
- Panjat tebing

X.11. Jodoh (Calon Suami/Istri yang tepat)-Mangsa “Kasadasa”.

Orang kelahiran mangsa “Kasadasa” sebenarnya dekat jodohnya, baik itu pria maupun wanita. Tetapi pada umumnya akan menikah setelah umurnya lebih dari 29 tahun, hal itu terjadi karena dia merasa ikut bertanggung jawab terhadap masa depan adik-adiknya.

X.12. Batu Permata-Mangsa “Kasadasa”.

Ada beberapa batu permata atau batu aji yang cocok bagi orang kelahiran mangsa “Kasadasa” adalah sebagai berikut :
- Amathyst (Kecubung Asihan) Batu permata ini mempunyai sinar ungu kemilau, baik sekali bagi orang “Kasadasa” yang mempunyai sifat ingin memimpin, agar pengaruhnya disayang atau dicintai orang lain. Selain itu mempunyai khasiat pula untuk mencegah mabuk minuman keras, menolak bahaya racun, dan mencegah sakit jantung. 

- Aquamarin (Sinar Laut Hijau) Batu permata ini baik sekali kilauannya seperti kemilaunya laut arafuru, indah dan mengesankan rasa damai serta anggun. Selain keindahan sinarnya, mempunyai khasiat mencegah penyakit liver, peyakit pencernaan dan penyakit badan lemah. 
- Intan (Diamond) Intan dinamakan juga batu mulia karena mempunyai harga yang lebih tinggi daripada batu-batu permata lainnya. Diamond yang asli mempunyai harga standard yang cukup tinggi. Biasa dipakai oleh orang-orang kaya, para bangsawan, Raja atau orang-orang terkemuka. Kilauannya sangat indah, dapat memancarkan sinar yang beraneka warna, kalau dipkai untuk permata anting tampak sinarnya bagaikan tetes dari telinga. Khasiatnya menolak segala ilmu hitam, dan menentramkan pikiran. 
- Badar besi (Heliotrope) Badar besi batunya hitam dan kalau didekatkan magnet dapat melekat. Biasanya yang memakai batu ini adalah kaum pria, untuk batu ali (akik) atau permata cincin. Pemakainya tampak jantan, kalau dipandang dari segi khasiat, maka batu ini mempunyai pengaruh meningkatkan keberanian terhindar dari di hinakan orang dan meningkatkan kewibawaan.

X.13. Warna Yang Serasi-Mangsa “Kasadasa”.

Ada beberapa jenis warna yang cocok bgi kelahiran mangsa “Kasadasa”
- Merah tua 

- Kuning Dua jenis warna itu adalah warna ideal yang dapat untuk busana maupun interior dalam rumah dan karpet lantai.

X.14. Bunga-Mangsa “Kasadasa”.

Bunga yang cocokdan membangkitkan gairah hidup bagi orang “Kasadasa” adalah bunga :
- Bunga mawar merah 

- Gradiol merah tua 
- Lilly kuning Itulah bunga-bunga bagi orang “Kasadasa”. Seorang akan mendatangkan pengaruh mistik dan dampaknya mengembangkan daya kehidupannya. 

XI. Mangsa “Desta” (20 April – 12 Mei).

“Permata Hati”Lama Orbit : 24 Hari1.
Secara Umum– Mangsa “Desta”.Orang yang terlahir pada pada tanggal 20 April – 12 Mei, mereka termasuk orang “Desta”, Mangsa yang ke IX dengan Candra “Permata Hati”. Daya dan pengaruh Mangsa sangat kuat sekali bagi mereka yang terlahir pada saat itu. Sifatnya pantang mundur, bijaksana dan tegas walaupun tindak-tanduknya sudah diperhitungkan terlebih dahulu dan pasti. Begitu pula mereka yang terlahir pada mangsa “Desta” kalem dan lemah dalam mengerjakan segala sesuatu pekerjaan. Tetapi semua pekerjaan yang menjadi tanggung jawabnya selalu dapat selesai pada saatnya, karena orang “Desta” selalu mempunyai kiat tersendiri dalam mengerjakan segala sesuatu.

XI.1. Keadaan Fisik Orang Kelahiran Mangsa “Desta”.

Orang kelahiran mangsa “Desta” berdasarkan Astrologi Jawa ada dua golongan. Mereka itu adalah yang terlahir diwaktu “Siang” dan “Malam” hari. Adapun yang terlahir di waktu “Malam” hari, betampang cakep, baik pria mupun wanita kelahiran mangsa “Desta” mempunyai bentuk tubuh maupun wajahnya berlainan dengan kelahiran “Siang” hari. 

XI.2. Keadaan Masa Kanak-kanak-Mangsa “Desta”.

Anak-anak kelahiran Mangsa “Desta” mempunyai jiwa peka sekali terhadap lingkungan. Kalau salah bergaul dan salah didik maka dapat buruk akibatnya. Dia gampang terseret dalam perbuatan yang kriminal senang Mencuri dan Serakah, bahkan dapat menjurus ketindak kekerasan. 

XI.3. Keadaan Masa Remaja-Mangsa “Desta”.

Ketika umurnya telah memasuki Masa Remaja, pada dasarnya masih terbawa sifat dan keadaannya pada waktu kanak-kanak. Hanya saja perkembangan Budi Pekertinya telah meningkat, telah menonjolkan daya fikir dan imajinasi. Sehingga semua yang akan dikerjakannya telah lebih terarah. Kalau pada masa kanak-kanak senang berbuat seenaknya dan acuh tak acuh terhadap lingkungan. Kalau disuruh orang tua dikerjakan sambil bermain-main. Maka masa remaja sudah banyak berubah, karena sudah dapat membedakan mana yang penting dan mana yang tidak. 

XI.4. Ciri Khas Yang Mencolok-Mangsa “Desta”.

Ada beberapa tanda khas sebagai petunjuk seseorang kelahiran mangsa “Desta” yang termudah adalah mengamati “Penampilan”. Karena orang “Desta” tampil dengan segala “Kerapihannya”, baik itu pakaian maupun cara menyisir rambut. Bahkan kalau rambutnya lurus dikerting dan creambath.


XI.5. Ikatan Persahabatan-Mangsa “Desta”.

Orang kelahiran mangsa “Desta” sebenarnya mempunyai banyak kawan. Karena dia adalah figur yang menarik dalam pergaulan. Sahabatnya pun banyak, karena umumnya orang “Desta” pandai memelihara hubungan antara kawan. Sehingga banyaklah kawan-kawan kepercayaannya. Tetapi kalau orang “Desta” itu disakiti hatinya, maka seumur hidup tidak akan mau kenal lagi, bahkan bertemu saja sudah tidak sudi. Begitu Tegas dan Drastis. 

XI.6. Keadaan Kesehatan-Mangsa “Desta”.

Pada umumnya orang “Desta” jarang terserang penyakit. Penyakit langganannya adalah panas dalam dan sariawan, hal itu dapat terjadi kalau dia menekuni pekerjaan berhari-hari hingga larut malam dengan mengabaikan makan dan minumnya. Maka sakit sariawan itu pasti tiba. Penyakit itu sebenarnya sejak masih anak-anak sering dideritanya. 

XI.7. Pekerjaan Yang Cocok/Karier-Mangsa “Desta”.

Bagi orang “Desta” sebenarnya ada beberapa pekerjaan yang bisa ditekuninya. Namun para Astrolog Jawa mengelompokkan tingkat kemampuan orang “Desta” menjadi tiga kelompok. Pengelompokan itu berdasarkan hari kelahiran sebagai berikut :  

XI.8. Gambaran tentang Rejeki-Mangsa “Desta".

Status Sosial orang kelahiran mangsa “Desta” menurut pendapat para Astrolog Jawa dikelompokan keadaannya berdasarkan hari kelahirannya menjadi 3 (Tiga) kelompok, sebagai berikut : 
“EKA” - Kelompok I : Mereka ini adalah kelahiran Hari Minggu, Hari Rabu dan Hari Jumat. Mereka ini tingkat ekonominya rata-rata baik. Mencari uang gampang, usaha apapun dapat berhasil dan keuntungannya cukup baik. Bagi mereka khususnya yang lahir di Minggu Kliwon, Rabu Pon dan Jumat Pon, pada usia 24 tahun akan menemukan rejeki yang lumayan dan itu dapat untuk modal. Pada umumnya kelompok ini dihari tuanya cukup baik bahkan dapat Kaya dan Bahagia. 

XI.9. Saat Yang Tepat Untuk Mengerjakan Sesuatu-Mangsa “Desta”.

Waktu sangat berarti bagi suatu kehidupan. Karena orang yang mengabaikan waktu akan mengalami suatu kerugian besar.
Seseorang pada suatu ketika akan mengalami keuntungan yang sangat besar dan tidak terduga mendapat rejeki. Sebagai contoh ada orang menitipkan mobil untuk dijualkan, pada hal dia bukan makelar, dilain pihak ada orang yang menitipkan rumah untuk dijual atau tukar dengan mobil dengan

XI.10. Hobi-Mangsa “Desta”.

Orang yang terlahir pada mangsa “Desta” tidak mempunyai banyak kesenangan. Dia hanya mempunyai kesenangan beberapa saja, antara lain :
- Keindahan, Bertamasya ke Taman Rekreasi atau tempat Parawisata, lebih disukai di Pegunungan dan lembah-lembah.

XI.11. Jodoh (Calon Suami/Istri yang tepat)-Mangsa “Desta”.

Orang kelahiran mangsa “Desta” dalam hal perjodohan, sebenarnya termasuk gampang. Cepat Kawin, walaupun begitu tentunya telah cukup umur. Mereka telah Dewasa dan sudah siap lahir dan bathin dalam berumah tangga.

XI.12. Batu Permata-Mangsa “Desta”.

Batu Permata yang cocok bagi orang “Desta” dapat dilihat dibawah ini. Selain cocok untuk aksesories jug cocok khasiatnya, sebagai berikut :
- Emerald (jamrud Hijau)
Batu permata yang warna hijau ini cocok untuk batu cincin atau sebagai permata giwang, anting atau liontin serta bros. Khasiatnya dapat melindungi dari Sakit Kepala.

XI.13. Warna Yang Serasi-Mangsa “Desta”.

Bagi orang “Desta” mempunyai selera tentang warna untuk busana dan interior rumahnya mupun untuk alas lantai. Warna yang cocok baginya adalah warna:

XI.14. Bunga-Mangsa “Desta”.

Ada beberapa jenis Bunga yang cocok dan mendatangkan rasa tenteram bahkan memberikan semangat juang bagi orang “Desta”, diantaranya adalah Bunga :

XII. Mangsa “Saddha” (13 Mei – 22 Juni)

“Air Lenyap Dari Tempatnya”
Lama Orbit : 24 Hari
 

Secara Umum– Mangsa “Saddha”
Orang yang terlahir pada Mangsa “Saddha” mempunyai watak kembar, pada umumnya orang “Saddha” mempunyai kecerdasan yang luar biasa. Selain kecerdasannya juga mempunyai Feeling yang kuat pula. Sehingga langkahnya lebih berhati-hati. 

Bergaul dengan orang “Saddha” pada umumnya sangat menyenangkan. Karena kecerdasan otaknya, maka orang “Saddha” dapat membantu untuk memecahkan berbagai kesulitan sahabat-sahabatnya. Ditambah lagi keistimewan orang “Saddha” yang pandai bergaul dan dapat menempatkan diri dengan tata kesopanan dan penampilan yang berkesan. Sehingga banyak orang senang padanya. Tetapi sayangnya orang “Saddha” tidak dapat membut suatu keputusan yang tepat. 

XII.1. Keadaan Fisik Orang Kelahiran Mangsa “Saddha”.

Orang kelahiran mangsa “Saddha” bentuk tubuhnya tinggi besar, baik Pria maupun Wanitanya. Wajahnya bulat telur dan licin dengan mata bulat tajam. Bibrinya tipis dan alisnya tebal. 

XII.2. Keadaan Masa Kanak-kanak-Mangsa “Saddha”.

Anak-anak kelahiran Mangsa “Saddha” pada usia balita bentuk tubuhya kurus. Sering rewel dan malas makan. Bahkan sering pula menderita sakit panas.
Ketika sudah mulai berkembang dan menginjak usia sekolah, maka sering mengjukan banyak pertanyaan yang sulit kepada orang tuanya. Karena sifat anak “Saddha” serba ingin tahu. Sejak masih kanak-kanak sudah tidak mau dikalahkan, apalagi diperintah. Dia menghendaki kebebasan, tidak diperintah, tidak didikte oleh siapapun.

XII.3. Keadaan Masa Remaja-Mangsa “Saddha”

Keadaan masa kanak-kanak adalah masa Remaja. Maka apa yang dialami remaja “Saddha” selanjutnya adalah pembawaan dari masa kanak-kanaknya dulu. Senang bertanya, banyak mempergunakan perasaan daripada fikiran, selalu merasa kurang puas, menginginkan ketenangan. Merasa dirinya selalu diperlakukan kurang adil oleh lingkungannya. Akhirnya sering merenung, Mengolah pikiran dan ketegangan syaraf.
Dalam dunia pendidikan remaja “Saddha” umumnya berhasil. Karena dia gemar belajar dan membaca buku-buku ilmu pengetahuan. Bahkan senang pula membaca buku-buku Biografi Tokoh Dunia Ilmu Pengetahuan maupun Politik, dan orang-orang yang kurang berhasil didunia. Dari buku-buku itulah dia akan berkhayal dengan judul “Kalau Aku..”.

XII.4. Ciri Khas Yang Mencolok-Mangsa “Saddha”.

Tanda khas yang dimiliki orang kelahiran mangsa “Saddha” terutama pada Postur tubuh yang Jangkung dan Tidak Berotot.
Penampilannya malu-malu kucing, dengan dandanan rapi, rambut tersisir rapi. Tingkah lakunya lembut dan sopan. Menilik kebiasaan sehari-hari, orang “Saddha” mempunyai kebiasaan tidak mau diam. Selalu ada-ada saja yang dikerjakan. Mengerjakan apa saja, walaupun pekerjaan itu tidak berguna.

XII.5. Ikatan Persahabatan-Mangsa “Saddha”.

Dalam tata kehidupan ini ada berpasang-pasang, siang dan malam, pria dan wanita, baik dan buruk, susah dan gembira dan begitu pula dalam pergaulan. Sahabat adalah orang yang termasuk dekat dengan kita, sahabat lebih dari kawan lebih pula dari saudara.

XII.6. Keadaan Kesehatan-Mangsa “Saddha”.

Orang kelahiran “Saddha” pada umumnya tingkat kesehatannya kurang baik. Sejak masih kanak-kanak sering kena penyakit, Sakit Kepala, Batuk dan Radang Paru-paru. Penyakit itu akan terbawa ketika mencapai usia Remaja dan menjadi Orang Tua. Maka lebih baik memelihara kesehatan dari pada mengobati setelah tertimpa penyakit.

XII.7. Pekerjaan Yang Cocok/Karier-Mangsa “Saddha”.

Bagi orang “Saddha” bidang pekerjaan yang cocok khususnya yang ada kaitannya dengan dunia Seni. Walau begitu para Pakar Astrolog Jawa telah mengelompokan orang kelahiran Mangsa “Saddha” dalam Tiga Kelompok, masing-masing kelompok ditinjau dari Hari Kelahirannya sebagai berikut :

XII.8. Gambaran tentang Rejeki-Mangsa “Saddha”.

Pada umumnya orang kelahiran mangsa “Saddha” penghidupannya kurang baik. Semua itu dapat terjadi karena orang “Saddha” selalu Bimbang dan men-Dua Hati, maka banyak kesempatan emas yang terlepas. Begitu pula dalam mengerjakan segala sesuatu sering terburu-buru, yang akibatnya sering berbuat kesalahan. Sehingga pekerjaannya itu sia-sia dan menanggung rugi. Dengan demikian selalu kekurangan uang dan selalu dirundung hutang. Walau begitu, Pakar Astrolog Jawa telah mengelompokan orang kelahiran mangsa “Saddha” itu menjadi 3 (Tiga) kelompok, sebagai berikut :

XII.9. Saat Yang Tepat Untuk Mengerjakan Sesuatu-Mangsa “Saddha”.

Orang kelahiran mangsa “Saddha” akan menemukan suatu ketika yang baik dan sangat terkesan. Waktu itu adalah saat sinar terang terpancar dari kedudukan mangsa “Saddha” pada tanggal 18 Pebruari.

XII.10. Hobi-Mangsa “Saddha”.

Orang kelahiran mangsa “Saddha” mempunyai berabagai hobi, antara lain :
- Melukis termasuk Koleksi Lukisan
- Seni Tari dan Seni Pentas

XII.11. Jodoh (Calon Suami/Istri yang tepat)-Mangsa “Saddha”.

Dalam hal perjodohan bagi orang “Saddha” tidaklah terlalu sulit, karena didalam pergaulan sehari-hari cukup menarik dan dapat pengagumnya, baik itu “Saddha” pria maupun wanita.
Tetapi pacar yang bakal jadi pasangan hidupnya telah ditentukan kecocokannya, keharmonisannya dan benar-benar langgeng abadi.

XII.12. Batu Permata-Mangsa “Saddha”.

Orang yang terlahir pada mangsa “Saddha” dapat mempergunakan beberapa batu permata yang sesuai dan mendatangkan rasa percaya diri.
Beberapa jenis Batu Permata itu adalah sebagai berikut :

XII.13. Warna Yang Serasi-Mangsa “Saddha”.

Ada beberapa jenis warna yang cocok dan ideal bagi orang kelahiran mangsa “Saddha” yaitu warna-warna yang paling apik untuk busana, interior, maupun karpet lantai dan mebel. Warna itu adalah sebagai berikut :

Thursday

XII.14. Bunga-Mangsa “Saddha”.

Pemilih bungapun, tidaklah sembarang pilih asal bunga. Karena salah pilih bisa runyam jadinya. Bagi orang mangsa “Saddha”, ada beberapa jenis bunga yang cocok dan seperti warnapun, bunga bisa mendatangkan inspirasi dan asumsi bagi seseorang.
Bunga-bunga yang cocok bagi orang “Saddha” sebagai berikut :

Panduan mencari Jati Diri berdasarkan Usia/Umur

- Tahap umur menurut 12 Simbol Dewa
- Penjabaran tentang 12 Tahapan Umur
- Daftar Kelompok Umur

Yang dimaksud dengan PAL adalah "Praduga", maka PAL DWADACAAKSARA berarti Praduga 12 Aksara yang merupakan singkatan-singkatan dari Simbol-simbol Dewa.
Pal Dwadacaaksara mempunyai arti sendiri dalam kehidupan Manusia atau Bawana Alit Sejak terlahir dari berumur 1 tahun, pada saat itu manusia masih belum mampu mempergunakan alat-alat inderanya. Tetapi Tuhan YME telah melengkapi dengan Cipta, Rasa dan Karsa disamping yang utama adalah Hidup. Itu adalah Modal Utama manusia hidup, tersirat dalam Ha, Na, Ca, Ra, Ka. Merasa ada Hidup, mempunyai Cipta, Rasa dan Karsa.
Klik untuk Memperbesar Gambar



Penjelasan penggunaan Daftar Pal Dwadacaaksara :
  1. Daftar ini untuk memudahkan mencari "Jati Diri" pada usia yang bersangkutan. Dapat dilihat pada Kolom "Umur Seseorang" dari I sampai VIII, termasuk yang mana?. Kemudian umur tersebut masuk kedalam "Simbol Dewa" apa?. 
  2. Contoh : Si Fulan berumur 27 tahun, berarti umurnya termasuk Simbol "Dewa Batari Durga" maka carilah penjelasannya dalam Pal Dwadacaaksara pada nomor 03 Aksara "Da" 
  3. Demikian cara menggunakan Daftar Pal Dwadacaaksara dan semoga bermanfaat, Amin.
Untuk mengetahui penjelasannya dipersilahkan anda untuk memilih Aksara/Simbol Dewa sesuai dengan usia/umur anda berdasarkan Daftar di atas :
01. Sa. Simbol Dewanya adalah “Batara Surya”
02. Ba. Simbol Dewanya adalah “Batara Brahma”
03. Da. Simbol Dewanya adalah “Batari Durga”
04. A. Simbol Dewanya adalah “Batara Asmara”
05. I. Simbol Dewanya adalah “Batara Iswara”
06. Na. Simbol Dewanya adalah “Batari Nagagini”
07. Ma. Simbol Dewanya adalah “Batara Kamajaya”
08. Si. Simbol Dewanya adalah “Batari Sri”
09. Wa. Simbol Dewanya adalah “BataraWayu/Bayu”
10. O. Simbol Dewanya adalah “Batara Wisnu” (Ongkara)
11. E. Simbol Dewanya adalah “Batara Endra”
12. Ya. Simbol Dewanya adalah “Batara Yamadipati”

Popular Posts